Berita Terbaru dan Terupdate

Beberapa Tips Mengatasi Sesak Nafas Saat Hamil



Simak ini beberapa hal yang akan berubah dari tubuh selama Anda hamil, penasaran? Jakarta Selain mual di pagi hari, salah satu yang juga bisa dialami ibu hamil adalah sesak napas. Bagi beberapa bumil, kondisi itu tak tertahankan, seperti yang dialami Mommy Fenni Jahja dari Babyologist. Tak sekadar berbagi pengalaman, Mommy Fenni juga memberi tips untuk mengatasi sesak napas saat hamil.

Apakah Mommies pernah atau sering mengalami sesak napas saat hamil? Saya pun mengalaminya di kehamilan usia 7 bulan. Saat itu rasanya seperti “nyawa saya terancam”, karena tidak ada udara bagi saya untuk dihirup. Waktu kontrol ke dokter kandungan, saya pun menyampaikan keluhan yang saya rasakan dan dokter mengatakan hal itu normal dalam batas-batas tertentu.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu meminimalisir sesak napas saat hamil:

•    Sesak napas diakibatkan oleh supply udara yang minim, ada baiknya hindari tempat yang terlalu ramai dan penuh dengan orang. Moms juga bisa mencari tempat yang memiliki sumber udara yang banyak seperti ruangan ber-AC atau ruangan dengan pintu terbuka.

•    Mommies harus tenang dan jangan bicara terlalu banyak karena udara bagi yang sedang sesak napas sangatlah minim.

•    Bila sesak napas sudah datang, ingat pola pernapasan untuk melahirkan atau yang biasa dilakukan saat senam hamil. Bagi saya, hal ini sangat membantu, ambil napas panjang dan dalam melalui hidung kemudian hempaskan melalui mulut, begitu seterusnya sampai napas kembali normal.

•    Lepaskan sepatu/sandal Mommies, kemudian angkat kaki ke atas bangku untuk mencapai posisi lurus dan duduk dalam keadaan senyaman mungkin.

•    Minum air putih dengan tenang dan dalam jumlah yang banyak.

•    Minta suami atau siapapun yang ada saat itu untuk menemani Mommies menenangkan diri (cukup 1 orang saja).

Sekian tips dari saya, apabila sesak napas tetap melanda Mommies, maka harus memeriksakan diri kembali ke dokter kandungan, karena ada kemungkinan terdapat indikasi kelainan jantung saat kehamilan.

Semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi Apabila Unduhan di Play Store Tertunda



Pengguna Android pasti sudah tidak asing dengan Play Store. Alasannya, Play Store merupakan toko yang menyediakan beragam aplikasi untuk sistem operasi robot hijau tersebut.

Meski didesain sebagai toko utama, tak jarang pengguna Android masih mengalami masalah saat mengunduh aplikasi. Salah satu yang kerap ditemui adalah unduhan yang tertunda.

Masalah ini memang tidak mengganggu performa, tapi terkadang menjengkelkan. Nah, untuk mengetahui cara mengatasi unduhan yang tertunda di Play Store, simak solusinya berikut ini.

1. Ubah Pengaturan Koneksi Internet
Kadang, masalah utama dari proses download yang tertunda di Play Store adalah soal jaringan. Tidak hanya data seluler, jaringan Wi-Fi yang jadi andalan, ternyata dapat menjadi penyebab utama.

Untuk itu, kamu dapat beralih jaringan ke data seluler, alih-alih mengandalkan Wi-Fi. Namun perlu diingat, cara ini tentu akan menyedot kuota internet milikmu.

2. Bersihkan Cache di Google Play Store
Cara lain yang dapat dilakukan menghapus cache di Google Play Store. Hal ini penting karena cache tak jarang dapat mempengaruhi kinerja perangkat.

Karenanya, kamu dapat mulai pergi ke menu Settings dan pilih My Apps. Setelah itu, pilih Google Play Store, buka Storage, dan klik Clean Cache.

3. Update Play Store Terbaru
Masalah yang juga kadang terjadi adalah versi Play Store milikmu sudah lawas. Karenanya, kamu perlu memperbaruinya.

Caranya, kamu buka menu Settings yang ada di Play Store. Lalu, geser ke bawah hingga menemukan Play Store Version. Setelah itu, ketuk beberapa kali untuk memperbaruinya.


4. Cek Kapasitas Memori Internal
Penyebab lain ada unduhan yang tertunda adalah memori internal yang tinggal sedikit. Satu-satunya cara untuk mengatasi ini adalah menghapus aplikasi atau data yang tidak terpakai.

5. Pasang Ulang Google Play Store dan Reset Android
Langkah terakhir yang dapat kamu lakukan adalah memasang ulang Google Play Store yang ada perangkatmu.

Selain itu, kamu juga dapat melakukan mengatur ulang (reset) Android di perangkat. Namun perlu diingat, cara ini dapat menghapus data yang ada di perangkatmu.